Kapan Periksa Kehamilan yang tepat


Siapa sih yang tidak mendambakan seorang anak. Pasti setiap pasangan suami istri menginginkan buah hati hadir dalam kehidupannya. Bayi mungil yang lucu, dengan suara tangisnya, orang tua mana yang tidak senang, apalagi sudah bertahun tahun belum mempunyai momongan. Namun perlu di ingat bahwa kehamilan juga harus dijaga agar ibu dan bayinya juga sehat. Maka dari itu perlu adanya pemeriksaan kehamilan secara rutin.

Kapan Periksa Kehamilan?


Segeralah ke dokter, bidan atau rumah sakit terdekat jika terlambat menstruasi atau datang bulan. Periksakan kehamilan paling sedikit 4 kali selama kehamilan:

  • 1 kali ketika usia kehamilan sebelum 3 bulan
  • 1 kali ketika usia kehamilan 4-6 bulan
  • 2 kali ketika usia kehamilan 7-9 bulan

Pastikanlah Ibu hamil mendapatkan pelayanan pemeriksaan kehamilan mulai dari :

1. Pengukuran tekanan darah

Tekanan darah yang normal 120/80mmHg. Apabila tekanan darah lebih besar atau sama dengan 140/90mmHg, maka ada resiko tekanan darah tinggi atau hipertensi dalam kehamilan.

2.Pengukuran Tinggi Badan dan Berat Badan

Apabila tinggi badan kurang dari 145 cm, maka faktor resiko panggul sempit dan kemungkinan akan sulit melahirkan secara normal. Untuk pengukuran tinggi badan cukup 1 kali saja. Sedangkan penimbangan berat badan setiap kali periksa. Sejak bulan ke-4 pertambahan Berat badan paling sedikit 1 kg/bulan.

3. Pengukuran Lingkar Lengan Atas

Apabila pengukuran kurang dari 23,5 cm menunjukan bahwa ibu hamil tersebut menderita Kurang Energi Kronis (Ibu hamil KEK) dan berisiko melahirkan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR).

4. Pengukuran Tinggi Rahim

Pengukuran ini bertujuan untuk melihat pertumbuhan janin apakah sesuai dengan usia kehamilan.

5. Penentuan letak janin dan perhitungan denyut jantung janin

Apabila trimester ke 3 bagian bawah janin bukan kepala atau kepala janin belum masuk panggul, kemungkinan ada kelainan letak atau ada masalah yang lain. Apabila denyut jantung janin kurang dan 120 kali/menit atau lebih dari 160 kali/menit menunjukan ada tanda gawat janin dan segera rujuk.

6. Penentuan status imunisasi Tetanus Toksoid (TT)

Bilamana diperlukan untuk mendapat suntikan TT sesuai anjuran petugas kesehatan untuk mencegah tetanus pada ibu dan bayi.

7. Pemberian tablet tambah darah

Sejak awal kehamilan minum 1 tablet darah setiap hari minimal selama 90 hari. Tablet tambah darah diminum pada saat malam hari untul mengurangi rasa mual. 

8. Tes laboratorium

Tes golongan darah, untuk mempersiapkan donor darah bagi ibu hamil apabila diperlukan
Tes hemoglobin untuk mengetahui apakah ibu hamil kekurangan darah atau disebut anemia
Tes pemeriksaan urine/air kencing
Tes pemeriksaan darah lainnya, sesuai indikasi seperti malaria, HIV, sifihis dan lainnya

9. Konseling 

Tenaga kesehatan memberi penjelasan mengenai perawatan kehamilan, pencegahan kelainan bawaan, persalinan dan inisiasi menyusui dini/IMD, nifas, perawatan bayi baru lahir, ASI eksklusif, keluarga berencana dan imunisasi pada bayi. Dimana penjelasan tersebut diberikan secara bertahap pada saat kunjungan ibu hamil

10. Tata laksana atau mendapatkan pengobatan

Jika ibu hamil mempunyai masalah kesehatan pada saat hamil.


0 Response to "Kapan Periksa Kehamilan yang tepat"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel